Home » » Malinau Bangun Pos Besar

Malinau Bangun Pos Besar

Written By Ifal Pawitikra on Senin, 07 Januari 2013 | 01.54

Pemerintah Kabupaten Pemkab Malinau dan TNI dipastikan menjalin kerja sama untuk membangun pos besar di perbatasan. Pos ini, terang Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, akhir pekan kemarin dalam lawatannya ke Kabupaten Malinau, merupakan pos bersama antara TNI dengan pemerintah daerah setempat.

“Bupati (Yansen TP) sudah meminta dibangun pos besar itu. Selain TNI, pos itu juga akan ditempati polisi, dan petugas imigrasi, bea cukai,” terang Dicky.
Untuk Malinau, sambung perwira tinggi berpangkat bintang 2 ini, pos tersebut nantinya akan berada di kompleks pos pengamanan perbatasan Long Nawang di Kecamatan Kayan Hulu.

Yaitu pada jalur masuk Indonesia-Malayasia (Camp Tapak Mega) yang selama ini menjadi jalur lalu lintas masyarakat dari kedua negara serumpun ini.
Pantauan media ini, di lokasi tersebut saat ini hanya ada pos pengamanan perbatasan (Pamtas) TNI Angkatan Darat.

TNI yang bertugas di sanalah yang selama ini mengawasi dan melakukan pengontrolan terhadap warga Indonesia termasuk warga Malayasia yang ke luar-masuk.

Dikatakan Dicky, dalam kerja sama tersebut pemerintahlah yang nantinya akan menyediakan fasilitas bangunan tersebut. “Jadi itu sudah kami rencanakan bersama,” terangnya.

Pembangunan pos tersebut, imbuhnya, di luar pembangunan pos-pos perbatasan lainnya. Dikatakan juga mulai tahun ini TNI merencanakan untuk membangun pos pamtas baru. “Lokasinya di 6 titik. Termasuk di Malinau salah satunya,” kata Dicky. “Kita juga sudah merencanakan untuk menambah 1 batalyon baru, Brigade di Kutai Barat,” pungkasnya.

Seperti disampaikan Pangdam sebelumnya, kegiatan pembangunan skuadron kelikopter yang berlokasi di Bandara Kalimarau Berau dilaksanakan tahun ini. “Pembangunannya mulai tahun ini hingga tahun 2015. Selama 3 tahun,” kata Dicky media ini saat ditemui di markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0910/Malinau usai memberikan arahan kepada anggota Kodim saat itu.  

Pembangunan skuadron helikopter  tersebut, memiliki nilai strategis dalam  menjaga  dan mengamankan kedaulatan NKRI khususnya di wilayah perbatasan Kaltara. Berau akan menjadi sentral (kekuatan) untuk wilayah utara ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengupdate Berita Pertahanan